Tampilkan postingan dengan label Supervisi Klinis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Supervisi Klinis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Maret 2020

Supervisi Klinis


LAPORAN
SUPERVISI  KLINIS DI SMK NURUL ISLAM
GRUJUGAN KIDUL KEC.GRUJUGAN BONDOWOSO JAWA TIMUR




DOSEN PEMBIMBING:
Yeni Tri Nur Rahmawati, S.Pd.I, M.Pd.I
Oleh:
Elok Firdausyiah (2017.4.091.0020.1.000193)
Nur Aini (2017.4.091.0020.1.000207)


Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At-Taqwa Bondowoso
FAKULTAS TARBIYAH
PROGRAM STUDI MPI
2019/2020



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya akhirnya laporan hasil obsevasi klinis di SMK Nurul Islam Grujugan Kidu Kec. Grujugan Bondowoso Jawa Timur dapat diselesaikan dengan baik dan lancar.
Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut membantu dalam makalah ini. Sehingga dapat terselesaikan sebagaimana mestinya. Kami berharap laporan ini dapat menambah pengetahuan mengenai Supervisi Klinis.
Kami menyadari dalam penulisan laporan ini masih terdapat kekurangan dan kelemahan, oleh sebab itu kami menerima kritik dan saran yang bersifat membangun untuk memperbaiki makalah ini. Mudah-mudahan penulisan makalah ini ada manfaatnya khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca.


Bondowoso, 26 Oktober 2019



Penyusun



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................... ii
DAFTAR ISI ................................................................................................. iii
BAB I      PENDAHULUAN ........................................................................ 1
A. Latar Belakang............................................................................ 1
B.  Metode Supervisi Klinis ............................................................. 1
C.  Tujuan Supervisi Klinis................................................................ 2

BAB II    PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS.................................... 3
A.  Profil Lembaga............................................................................ 3
B.  Struktur Organisasi...................................................................... 4
C.  Hasil Supervisi............................................................................. 5

BAB III.. PENUTUP...................................................................................... 7
A.  Kesimpulan.................................................................................. 7
B.   Saran .................................................................................7

LAMPIRAN .......................................................................................9




BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Ricard Waller mendefenisikan supervisi klnis ialah supervisi yang difokuskan pada perbaikan pengajaran dengan melalui siklus yang sistematis dari tahap perencanaan, p      engamatan, dan analisis intelektual yang intensif terhadap penampilan mengajar sebenenarnya dengan tujuan untuk mengadakan modifikasi yang rasional.[1]
Menurut Cogan (1973) mendefenisikan Supervisi klinis pada dasarnya merupakan pembinaan performa guru dalam mengelola proses belajar mengajar. Pelaksanaannya dibentuk dengan praktis serta rasional. Cogan sendiri menekankan aspek supervisi klinis pada lima hal, yaitu:
1.      Proses supervisi klinis
2.      Interaksi antara calon guru dan murid
3.      Performa calon guru dalam mengajar
4.      Hubungan calon guru dengan supervisor, dan
5.      Analisis data berdasarkan peristiwa aktual di kelas. [2]
Dari pengertian tersbut dapat diambil kesimpulan supervisi klinis adalah pembinana performa guru yang difokuskan untuk perbaikan dalam proses belajar mengajar secara sistematis baik dari tahap perencanaan, pengamatan dan analisis intelektual.
B.    Metode Supervisi klinis
Menurut Cogan (1973), ada delapan kegiatan dalam supervisi klinis yang dinamainya dengan siklus supervisi klinis. Kedelapan tahap pelaksanaan supervisi klinis yang dikemukakan oleh cogan adalah sebagai berikut:
1.      Tahap membangun dan memantapkan hubungan guru dengan supervisor
2.      Tahap perencanaan strategi guru
3.      Tahap perencanaan strategi observasi
4.      Tahap observasi pengajaran
5.      Tahap analisis proses belajar mengajar
6.      Tahap perencanaan strategi pertemuan
7.      Tahap pertemuan
8.      Tahap penjajakan rencana pertemuan berikutnya.
Langkah-langkah proses supervisi klinis bisa dikembangkan pada tiga tahap esensial yang berbentuk siklus, yaitu tahap pertama pertemuan awal, menganalisis rencana pelajaran dan menetapkan aspek-aspek yang akan diobservasi dalam mengajar. Tahap kedua observasi mengajar, mencatat peristiwa selama pengajaran dan catatan harus objektif dan selektif. Tahap ketiga pertemuan balikan, menganalisis hasil obsevasi bersama guru, menganalisis perilaku mengajar dan bersama menetapkan aspek-aspek yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan keterampilan berikutnya.[3]
C.    Tujuan Supervisi Klinis
Tujuan supervisi klinis ialah membantu memodifikasi pola-pola pengajaran yang kurang atau tidak efektif. Supervisi klinis dilakukan untuk menyediakan pengembangan staf bagi guru. Sedangkan menurut dua orang teoritis lainnya, Acheson dan Gall dalam Sahertian (2008:37), tujuan supervisi klinik adalah meningkatkan pengajaran guru di kelas. Tujuan ini dirinci lagi ke dalam tujuan yang lebih spesifik, yaitu sebagai berikut:
1.      Menyediakan umpan balik yang objektif terhadap guru, mengenai pengajaran yang dilaksanakannya
2.      Mendiagnosis dan membantu memecahkan masalah-masalah pengajaran
3.      Membantu guru mengembangkan keterampilannya menggunakan strategi pengajaran
4.      Mengevaluasi guru untuk kepentingan promosi jebatan dan keputusan lainnya
5.      Membantu guru mengembangkan satu sikap positif terhadap pengembangan profesional yang berksinambungan.[4]


BAB II
PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS
A.    Profil Lembaga
1.    Identitas Sekolah
Nama Sekolah                 : SMK Nurul Islam
Alamat                             : Jalan Raya Tamanan
Desa                                : Grujugan Kidul Rt. 008 Rw. 002
Kecamatan                      : Grujugan, Kode Pos: 68261
Kabupaten                       : Bondowoso
Provinsi                           : Jawa Timur
Email                               : nuris_smk@yahoo.co.id
NIS                                  : 400300
NSS                                 : 344052207030
NPSN                              : 20573046
Program Studi Keahlian : Tata Busana
Kompetensi Keahlian     : Tata Busana
Jenjang Akreditasi          : Terakreditasi B
Tahun Didirikan              : 2010
Tahun Beroperasi            : 2010
Kpemilikan Tanah           : Yayasan
Luas Tanah                      : 3500 M2
Luas Bangunan               : Akta Hibah
  Luas Seluruh Bangunan  : 251 M2
2.    Identitas Yayasan
Nama Yayasan                : Yayasan Nurul Islam
Akta Notaris                    : Th. 1999 No. 8
Nomor Menkumham       : AHU-0028060.AH.01.04.TAHUN 2015
Nama Ketua Yayasan     : H. Mustafa
Alamat                            : Grujugan Kidul kec. Grujugan Kab. Bondowoso
3.    Identitas Kepala Sekolah
Nama                              : Hendro Kuswanto, S.Pd
Tempat Tanggal Lahir   : Bondowoso, 11 Maret 1984
Pendidikan Terakhir       : Sarjana (S-1)
Alamat Rumah               : Sekarputih Rt.15/Rw.04 Tegalampel Bondowoso
B.    Struktur Organisasi
Struktur Organisasi di SMK Nurul Islam Grujugan Kidul Bondowoso

Kepala Sekolah
Hendro Kuswanto, S.Pd

Komite Sekolah
H. Achmad Fauzi, S.H

Waka Kurikulum
Marseliana, S.Pd

Waka Kesiswaan
Heri Santoso, S.Pd.I

Waka Humas
Afif Sultoni, S.Pd

Waka Wapras
Fera Meisari, S.Pd

Koordinator Tata Usaha
Fatmawati, S.Pd

Ka. Prodi. Tata Busana
Vita Prastiana, S.Pd

Koordinator BP/BK Hendro Kuswanto, S.Pd

Siswa

Wali Kelas
 



















Data Pendidikan Guru di SMK Nurul Islam Grujugan Kidul
No
Tingkat
Pendidikan
Jumlah Guru
Jumlah
PNS
GTT
GTY
1
S-2




2
S-1


15
15
3
PGSD / D2




4
SPG / SMA / SMK



1
JUMLAH


15
16

C.    Hasil Supervisi
1.      Hasil Angket
Observasi Supervisi Klinis di SMK Nurul Islam Grujugan Kidul dilakukan pada hari kamis, tanggal 17 Oktober 2019 di jam 09:15 - 09:50 WIB mata pelajaran ke dua. Supervisor didampingi oleh Heri Santoso, S.Pd.I (Waka Kesiswaan) perwakilan dari kepala sekolah Hendro Ruswanto, S.Pd karena sedang mengahadiri diklat di surabaya. Dan, guru yang di supervisi adalah Vita Prastiana, S.Pd sebagai pemegang mata pelajaran Pembuatan Busana (Home Made).
Hasil angket supervisi klinis ialah  pertama supervisor memegang instrumen pelaksanaan pembelajaran (Kurikulum K13), dari hasil pengamatan di kelas memperoleh nilai 101 dengan kriteria amat baik. Kedua supervisor memberikan angket instrumen monitoring administrasi pembelajaran dan instrumen supervisi RPP (kurikulum K13) kepada Vita Prastiana, S.Pd, memperoleh nilai 111 poin dengan kriteria amat baik dan 110 dengan kriteria amat baik.
2.      Hasil Temuan di Lapangan
Dari angket yang di isi oleh guru Vita Prastiana, S.Pd (Objek supervisi) dan jawaban  Marseliana, S.Pd (Waka Kurikulum) bahwa para guru di SMK Nurul Islam Grujugan Kidul telah memiliki program tahunan, program semester, kalender akademik, RPP dan silabus (yang sebagian dibuat bersama PIGMP). Supervisor menemukan kegiatan wajib yang di laksanakan setiap hari sebelum belajar mengajar dimulai yaitu kegiatan sholat dhuha dan mengaji bersama di Masjid Nurul Islam sekitar 10 meter dari sekolah. 
3.      Hasil Observasi
Hasil obeservasi supervisi klinis di SMK Nurul Islam Grujugan Kidul yang dilakukan oleh supervisor kepada Vita Prastiana, S.Pd sebagai pemegang mata pelajaran Pembuatan Busana (Home Made) di kelas XI program Tatat Busana. Metode yang dilakukan saat mengajar ialah pertama menuliskan materi seperti membuat pola dan cara mengukur dengan benar, kedua menerangkannya kepada peserta didik menggunakan bahasa indonesia dengan jelas, Ketiga memberikan tugas kepada peserta didik cara membuat pola dan mengukur dengan benar. Supervisor juga mengamati tingkah laku guru yang di supervisi, guru tersebut sangat baik dalam menyampaikan  mata pelajaran yang di ampu. Dari awal hingga akhir proses belajar mengajar sangat baik serta telaten membimbing peserta didik agar memahami pelajaran. Dan dapat dilihat guru tersebut sangat menguasai mata pelajaran Pembuatan Busana (Home Made).
Setalah supervisor melakukan obsevasi, kemudian melakukan mewawancara guru yang menjadi objek supervisi. Vita Prastiana, S.Pd memberitahukan setelah  menyelesaikan materi peserta didik akan di ajak peraktek langsung ke laboratorium jahit yang berisi 20 mesin jahit, pengobrasan 4 dan neci 1. Sehingga setelah kelas XII akan menugaskan peserta didik untuk membuat gaun atau baju lainnya. Hasil dari supervisi klinis di SMK Nurul Islam Grujugan Kidul terhadap guru tersebut berdasakan hasil angket memperoleh kriteria nilai amat baik.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Hasil obeservasi supervisi klinis di SMK Nurul Islam Grujugan Kidul dapat disimpulkan supervisor bekerjasama dengan guru yang disupervisi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ditemukan dalam kelas bertujuan untuk membantu perkembangan keterampilan guru dalam mengajar.
 Alat yang digunakan saat mata pelajaran ialah agenda besar sebagi tempat membuat pola, meteran baju sebagai alat mengukur badan dan papan tulis tempat guru membuat gambar pola. Di dalam kelas tidak ada alat peraga tetapi terdapat satu ruangan fasilitas mesin jahit di ruangan lainnya. Guru yang menjadi objek supervisi sangat menguasasi materi pelajaran, adabnya baik dan telaten sehingga mendatangi bangku peserta didik yang mengalami kesulitan dalam membuat pola.
SMK Nurul Islam Grujugan terakreditasi B dengan jurusan Tata Busana yang berdiri pada tahun 2010 atas kepemilikan tanah milik Yayasan Nurul islam, dan jumlah guru 16 orang dengan rata-rata lulusan strata 1. menurut keterangan Marseliana, S.Pd (Waka Kurikulum dan guru) dan Herisantoso, S,Pd.I (Waka Kesiswaan) mengatakan setiap harinya sebelum kegiatan belajar mengajar dimuali peserta didik melakukan sholat dhuha berjamaah dan mengaji Al-Qur’an bersama.
Dan hasil rekapitulasi supervisi klinis di SMK Nurul Islam Grujugan Kidul dari angket yang di diberikan kepada guru objek supervisi, kepala sekolah (di wakilkan waka kurikulum) dan angket ketika pengamatan di kelas XI ialah memeproleh keriteria nilai amat baik.
B. Saran
Kami menyadari bahwa hasil observasi diatas banyak sekali kesalahan dan jauh dari kesempurnaan. Kami akan memperbaiki makalah tersebut dengan berpedoman pada banyak sumber yang dapat di pertanggung jawabkan. Maka dari itu kami mengharapkan kritik dan saran mengenai pembahasan observasi supervisi klinis dalam kesimpulan di atas. Terimakasih.



DAFTAR PUSTAKA
Makawimbang, Jerry H. 2013. Supervisi Klinis: Teori dan Pengukurannya (Analisi di Bidang Pendidikan), Bandung: Alfabeta.
Purwanto, M. Ngallim. 2017. Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.











LAMPIRAN
A.    Jadwal Supervisi Klinis
Nama Supervisor       : 1. Elok Firdausyiah
                                  2. Nur Aini
Hari & Tanggal         : Kamis, 17 Oktober 2019
Nama Guru               : Vita Prastiana, S.Pd
Mata Pelajaran          : Pembuatan Busana
Jam Mata Pelajaran   : ke 2
Pukul                       : 09:15 - 09:50 WIB
Jumlah Siswa           : 17
Kelas                       : XI (sebelas)
B.    Insturmen Hasil Penilaian Supervisi
INSTRUMEN SUPERVISI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SD/SMP/SMA/SMK (KURIKULUM 2013)

Aspek yang Diamati
Belum Sesuai
(1)
Sesuai sebagian
(2)
Sesuai semua
(3)
Catatan
A. Apersepsi dan Motivasi
1
Mengaitkan materi pembelajaran sekarang dengan pengalaman peserta didik atau pembelajaran sebelumnya.
2
Mengajukan pertanyaan menantang.
3
Menyampaikan manfaat materi pembelajaran.
4
Mendemonstrasikan sesuatu yang terkait dengan materi pembelajaran.
B. Penyampaian Kompetensi dan Rencana Kegiatan
5
Menyampaikan kemampuan yang akan dicapai  peserta didik.
6
Menyampaikan rencana kegiatan misalnya, individual, kerja kelompok, dan melakukan observasi.
C. Kegiatan Inti
Penguasaan Materi Pelajaran
7
Kemampuan menyesuiakan materi dengan tujuan pembelajaran.
8
Kemampuan mengkaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan,  perkembangan Iptek , dan kehidupan nyata.
9
Menyajikan  pembahasan   materi pembelajaran dengan tepat.
10
Menyajikan materi secara sistematis  (mudah ke sulit, dari konkrit ke abstrak)
Penerapan Strategi Pembelajaran yang Mendidik
11
Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.
12
Menfasilitasi kegiatan yang memuat komponen eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi.
13
Melaksanakan pembelajaran secara runtut.
14
Menguasai kelas.
15
Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual.
16
Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif (nurturant effect).
17
Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan.
Penerapan Pendekatan scientific
18
Memberikan pertanyaan mengapa dan bagaimana.
19
Memfasilitasi peserta didik untuk   mengamati.
20
Memancing peserta didik untuk  bertanya.
21
Memfasilitasi peserta didik untuk mencoba.
22
Memfasilitasi peserta didik untuk   menganalisis.
23
Memberikan pertanyaan peserta didik untuk  menalar (proses berfikir yang logis dan sistematis).
24
 Menyajikan kegiatan peserta didik untuk  berkomunikasi.
Pemanfaatan Sumber Belajar/Media dalam Pembelajaran
25
Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan sumber belajar  pembelajaran.
26
Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan  media pembelajaran.
27
Menghasilkan pesan yang menarik.
28
Melibatkan peserta didik dalam   pemanfaatan sumber belajar pembelajaran.
29
Melibatkan peserta didik dalam   pemanfaatan   media pembelajaran.
D.  Pelibatan Peserta Didik dalam Pembelajaran
30
 Menumbuhkan partisipasi aktif peserta didik melalui interaksi guru, peserta didik, sumber belajar.
31
Merespon positif partisipasi peserta didik.
32
Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons peserta didik.
33
Menunjukkan hubungan antar pribadi yang kondusif.
34
Menumbuhkan keceriaan atau antuisme peserta didik dalam belajar.
E. Melaksanakan Penilaian Autentik
35
Menilai sikap dalam pembelajaran
36
Menilai pengetahuan dalam proses pembelajaran
37
Menilai pengetahuan dalam proses pembelajaran
F. Penggunaan Bahasa yang Benar dan Tepat dalam Pembelajaran
38
Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan lancar.
39
Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar.
F. Penutup pembelajaran 
40
Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan peserta didik.
41
Mengumpulkan hasil kerja sebagai bahan portofolio.
42
Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan  kegiatan berikutnya dan tugas  pengayaan.

SKOR RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN




Nilai




Kriteria:
Amat Baik
86
s.d
100

Baik
70
s.d
85

Kurang
Di Bawah 70











INSTRUMEN MONITORING ADMINISTRASI PEMBELAJARAN SD/SMP/SMA/SMK
Nama Guru                 : ………………………………………….
Mata Pelajaran            : ………………………………………….
Nama Sekolah            : ………………………………………….
No
Aspek Yang Diamati
Nilai
Ket
1
2
3
4
5
1
Apakah guru memiliki SK Pembagian Tugas Mengajar dari kepala sekolah tahun pelajaran terakhir.
2
Apakah guru memiliki jadwal pelajaran minimal 24 jam per minggu
3
Apakah guru membuat program tahunan dalam tahun terakhir.
4
Apakah guru membuat program semester untuk dua semester terakhir.
5
Apakah guru memiliki silabus yang dibuat sendiri dan silabus dari pemerintah
6
Apakah guru memiliki RPP yang disusun sendiri
7
Apakah guru melakukan pembelajaran sesuai jadwal
8
Apakah guru memiliki dan menggunakan buku teks dan buku referensi
9
Apakah guru memiliki rancangan penilaian , penilaian , Instrumen, kunci, rubrik dan kriteria penilaian UH.
10
Apakah guru memiliki Instrumen, kunci, rubrik dan kriteria penilaian UTS
11
Apakah guru memiliki Instrumen, kunci, rubrik, kriteria dan kisi-kisi penilaian UAS
12
Apakah guru mengoreksi hasil ulangan
13
Apakah guru membuat program dan instrumen penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
14
Apakah guru mendokumen-tasikan hasil penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
15
Apakah guru memiliki buku daftar nilai dan berisi Nilai UH, Remidi, UTS, UAS dan Nilai Tugas.
16
Apakah guru melakukan analisis hasil evaluasi UH.
17
Apakah guru menyusun dan melaksanakan program remedial.
18
Apakah guru menyusun dan melaksanakan program pengayaan.
19
Apakah guru mendapatkan tambahan dan memiliki data administrasi tugas selain mengajar
20
Apakah guru memiliki buku agenda mengajar
21
Apakah guru memiliki Permendiknas nomor 22, 23 tahun 2006 dan Permendiknas nomor 20 tahun 2007
(Permendikbud : 54,64,65,66,81A 2013 dan Permendikbud No.58,61,62,63 2014)
22
Apakah guru memiliki buku-buku panduan (panduan pengembangan RPP, panduan pengembangan silabus, panduan pengembangan bahan ajar dll)
23
Apakah guru melakukan pengembangan bahan ajar
24
Apakah guru memiliki karya ilmiah populer
25
Apakah guru memiliki hasil PTK
           
SKOR RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN






Nilai






Kriteria:
Amat Baik
86
s.d
100



Baik
70
s.d
85



Kurang
Di Bawah 70


INSTRUMEN SUPERVISI RPP  (KURIKULUM 2013) SD/SMP/SMA/SMK (K2013)

Nama Guru                : …………………………….......................................
Mata Pelajaran         : …………………………….......................................
Nama Sekolah          : …………………………….......................................

Aspek yang Diamati
Belum Sesuai
(1)
Sesuai sebagian
(2)
Sesuai semua
(3)
Catatan
A.
Perumusan Indikator
1
Indikator sesuai dengan SKL-KI, dan KD
2
Meliputi dimensi sikap, keterampilan dan pengetahuan
3
Menggunakan kata kerja operasional yang mengandung satu prilaku
4
Mengadung satu prilaku yang dapat diobservasi
5
Mencakup  level berpikir tinggi (analisis, evaluasi, atau mencipta).
6
Meliputi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan/atau metakognitif (learning how to learn)
B.
Perumusan Tujuan Pembelajaran
7
Tujuan realistik, dapat dicapai melalui proses pembelajaran
8
Relevan dengan kompetensi dasar dan indikator
9
Mencakup pengembangan sikap, keterampilan dan pengetahuan
10
Mengandung unsur menciptakan karya
C.
Materi Pelajaran
11
Relevan dengan tujuan
12
Sesuai dengan potensi peserta didik
13
Kontekstual
14
Sesuai dengan perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual siswa
15
Bermanfaat untuk peserta didik
16
Materi yang disajikan aktual
17
Relevan dengan kebutuhan siswa
D.
Media Belajar
18
Sesuai dengan tujuan pembelajaran.
19
Memudahkan siswa menguasai materi pelajaran
20
Memfasilitasi siswa menerapkan pendekatan saintifik
21
Memberdayakan teknologi informasi dan komunikasi
E.
Metode Pembelajaran
22
Sesuai dengan tujuan pembelajaran.
23
Sesuai dengan pendekatan saintifik
24
Sesuai dengan model model inkuiri, pembelajaran berbasis masalah, atau proyek.
25
Mengembangkan kapasitas individu dan kerja sama peserta didik
E.
Rencana Kegiatan Pembelajaran
26
Menampilkan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.
27
Menjelaskan tujuan pembelajaran
28
Merencanakan kegiatan siswa mengamati
29
Merencanakan kegiatan siswa menanya
30
Merancang kegiatan siswa mencoba
31
Merancang  kegiatan siswa menalar atau mengasosiasi (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi)
32
Merancang kegiatan siswa membentuk jejaring atau mengomunikasikan produk penalarannya
33
Merangkan kegiatan siswa berkarya atau mencipta
34
Mengandung rencana kegiatan tindak lanjut (penugasan, remedial, dan pengayaan)
F.
Penilaian
35
Menilai ketercapain indikator hasil belajar
36
Mengukur sikap, pengetahuan, dan keterampilan
37
Merancang penilaian otentik
38
Meliputi rancangan instrumen tes
39
merancang penilai tugas
40
Menetapkan pedoman penskoran

SKOR RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN




Nilai




Kriteria:
Amat Baik
86
s.d
100

Baik
70
s.d
85

Kurang
Di Bawah 70

C. Rekapitulasi Hasil Supervisi Klinis
Nama Guru
Mata Pelajaran
kelas
Hasil Skor
catatatn
Vita Prastiana, S.Pd
Pembuatan Busana
XI
Kualitas
Kuantitas
kembangkan dan sediakan sarana prasarana untuk menunjang kegiatan belajar mengajar peserta didk agar lebih semangat.
Amat Baik
101 poin
111 poin
110 poin
D. Foto kegiatan guru kelas / guru mata pelajaran











                       











                                                                                        






[1] M. Ngallim Purwanto,  Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017. Hal 91
[2] Jerry H. Makawimbang, Supervisi Klinis: Teori dan Pengukurannya (Analisi di Bidang Pendidikan), Bandung: Alfabeta, 2013. Hal. 25-26
[3] Ibid. 37-39
[4] Ibid. 35

Pengertian, Fungsi dan Tujuan SIM

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN PENGERTIAN, FUNGSI DAN TUJUAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DOSEN ...