MAKALAH
SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN PENDIDIKAN
PENGERTIAN,
FUNGSI DAN TUJUAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN
DOSEN
PEMBIMBING:
Yeni Tri Nur
Rahmawati, S.pd.I, M.Pd.I
DISUSUN OLEH:
Nur Aini
Sekolah
Tinggi Agama Islam (STAI) At-Taqwa Bondowoso
FAKULTAS
TARBIYAH
PROGRAM
STUDI MPI
2019/2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan
hidayah-Nya akhirnya makalah Sistem Informasi Manajemen Pendidikan yang
berjudul “Pengertian, Fungsi dan Tujuan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan”
dapat diselesaikan dengan baik dan lancar.
Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut membantu dalam
makalah ini. Sehingga dapat terselesaikan sebagaimana mestinya. Saya berharap
makalah ini dapat menambah pengetahuan mengenai Sistem Informasi Manajemen
Pendidikan.
Saya menyadari dalam
penulisan makalah ini masih terdapat kekurangan dan kelemahan, oleh sebab itu
kami menerima kritik dan saran yang bersifat membangun untuk memperbaiki
makalah ini. Mudah-mudahan penulisan makalah ini ada manfaatnya khususnya bagi
saya dan umumnya bagi pembaca.
Bondowoso, 30 Maret 2020
Penyusun
DAFTAR
ISI
COVER........................................................................................................... i
KATA
PENGANTAR................................................................................... ii
DAFTAR ISI ................................................................................................. iii
BAB I
PENDAHULUAN ........................................................................ 1
A. Latar Belakang............................................................................ 1
B. Rumusan Masalah ....................................................................... 2
C. Tujuan
Masalah............................................................................ 2
BAB II
PEMBAHASAN............................................................................ 3
A.
Pengertian
Sistem Informasi Manajemen ........................... 3
B.
Fungsi
Sistem Informasi Manajemen.......................................... 5
C.
Tujuan
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan....................... 6
BAB III.. PENUTUP...................................................................................... 7
A. Kesimpulan.................................................................................. 7
DAFTAR PUSTAKA................................................................... 8
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Pada saat ini, informasi sudah
menjadi bahan pokok setiap hari. Tanpa adanya informasi mengenai hal-hal yang
terbaru, seakan-akan ketinggalan berita yang penting. Informasi yang ada saat
ini sudah beragam, mulai dari informasi ekonomi, pendidikan, kesehatan dan
lain-lain.
Informasi
merupakan segala bentuk komunikasi yang menambah pengertian dan pengetahuan,
yang berguna bagi di penerima informasi tersebut. Sistem informasi sesungguhnya
adalah sebuah sub sistem yang meruapakan bagian dari sebuah sistem lain yang
lebih besar. Sistem informasi tidak dapat dirancang dan dioperasikan secara
terpisah dari sub sistem yang lain.
Berkembang pesatnya ilmu pengetahuan serta tekhnologi
telah menunjukkan bahwa perkembangan tersebut dapat membantu memecahkan masalah
pada proses implementasi sistem informasi manajemen pendidikan. Cara pintas ini
membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar, terutama pendidikan. Dalam
makalah ini, saya akan memaparkan bagaimana pengertian, fungsi dan tujuan
sistem manajemen isnformasi pendidikan.
B. Rumusan Masalah
1.
Bagaimana
Pengertian Sistem Informasi Manajemen?
2.
Apa
Tujuan Sistem Informasi Manajemen?
3.
Bagaimana
Proses Pengolahan Data Sistem Informasi Manajemen Pendidikan?
C. Tujuan Masalah
1.
Untuk
mengetahui Pengertian Sistem Informasi Manajemen
2.
Untuk
mengetahui Fungsi Sistem Informasi Manajemen
3.
Untuk
mengetahui Tujuan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Sistem Informasi Manajemen
Menurut lucas (1992), sistem adalah suatu
pengorganisian yang saling berinteraksi, saling tergantung dan terinregrasi
dalam kesatuan variabel atau komponen. Jogiyanto (1999) mendefiniskan sistem
kedalam dua kelompok pendekatan, yaitu menekankan pada prosedur dan komponen
atau lemennya.[1]
Sistem berasal dari bahasa latin (systema)
dan bahasa yunani (sistema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen
atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi
atau energi. Sistem secara etimologis berasal dari kata systema yang
berarti adanya hubungan antara bagian atau komponen satu dengan lainnya secara
teratur dan menyeluruh. Sedangkan secara terminologi, menyatakan bahwa sistem
adalah kumpulan dari bagian-bagian yang berkaitan antara satu dengan yang
lainnya.[2]
Suatu sistem pasti mempunyai satu tujuan (goal)
atau sasaran (objective). Sasaran dari sistem sangat menentukan masukan
yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan.
Adapun informasi menurut Synanski dan Pulschen
adalah, pemrosesan data yang tampak dalam konteks untuk menyampaikan arti
kepada orang lain. Jogiyanto mendefinisikan informasi sebagai data yang diolah
menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima.[3]
Menurut Helmawati adalah data yang dianalisidengan
cara yang bermakna akan memberikan manfaat bagi pengguna data tersebut. Dan
dapat menjadi sebuah pengetahuan untuk dapat melakukan perencanaan pengambilan
keputusan dan pengendalian lingkungan pendidikan. hal ini dilakukan setelah
melalui tahap penyeleksian terhadap kualitas informasi sehingga dapat diperoleh
sebuah informasi yang benar-benar dibutuhkan dalam menyelsesaikan pekerjaan. Artinya,
ada sebuah usaha untuk mengolah terlebih dahulu data sebelumnya akhirnya
menjadi informasi dan hal yang diperlukan ialah tingkat keberanian infromasi
tersebut bagi pengguna.
Sedangkan informasi menurut Budi Sutedjo merupakan
hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi
bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan dan
dibutuhkan dalam pemahaman fakta-fakta yang ada.[4]
Data yang telah diklasifikasi atau diolah atau
diinterpretasi untukdigunakan dalam proses pengambilan keputusan adalah
informasi. Sistem pengolahan mengolah data menjadi informasi atau tepatnya
mengolah data dari bentuk tak berguna menjadi berguna bagi penerimanya. Nilai
informasi berhubungan dengan keputusan. Nilai informasi dilukiskan paling
berarti dalam konteks sebuah keputusan. Bila tidak ada keputusan, maka
informasi menjadi tidak diperlukan. Keputusan dapat berkisar dari keputusan
berulang sederhana sampai keputusan strategis jangka panjang.[5]
Adapun
manajemen, berasal dari bahasa Inggris to manage yang berarti mengatur,
mengurus atau mengelola. Menurut S. P.
Hasibuan, manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber
daya manusia secara efektif, yang didukung oleh sumber-sumber lain dalam organisasi
untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam manajemen, terdapat dua sistem, yaitu
sistem organisasi dan sistem administrasi.[6]
Stoner mengemukakan bahwa; manajemen adalah proses perencanaan,
pengroganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi
dan penggunaan sumber daya-sumber daya oragnisasi lainnya agar mencapai tujuan
oragnisasi yang telah ditetapkan.[7]
Terlihat bahwa Stoner menggunakan kata proses, bukan seni. Mengartikan manajemen sebagai seni mengandung
arti bahwa hal itu adalah kemampuan atau keterampilan pribadi suatu
didefinisikan sebagai proses karena semua manajer, tanpa memperdulikan
keterampilan atau kecakapan khusus
mereka, harus melakukan kegiatan-kegiatan tertentu yang saling berkaitan
untuk mencapai tujuan-tujuan yang mereka inginkan.
Jika digabung secara keseluruhan
dari ketiga poin tersebut, menurut Gordon dalam buku manajemen pendidikan
sistem informasi manajemen sebagai sebuah sistem manusia atau mesin yang
terpadu untuk menyajikan informasi guna menduung fungsi operasi manajemen, dan
pengambilan sebuah organisasi. Juga, sistem informasi manajemen adalah gabungan
antara sistem mesin dan sistem manusia sehingga dapat menghasilkan informasi
yang diperluka bagi penggunanya.[8]
B. Fungsi Sistem
Informasi Manajemen
Beberapa fungsi sistem informasi antara lain sebagai
berikut:
1. Meningkatkan aksebilitas data yang tersaji secara
tepat waktu dan akurat bagi pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem
informasi.
2. Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam
memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
4. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan
keterampilan pendukung sistem informasi.
5. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem
informasi.
6. Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi
ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7. Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi
pengembangan dan pemeliharaan sistem.
8. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk
mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan
sebagai salah satu produk atau pelayanan.
9. Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek
nasabah dan membuat berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi.
10. Perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mempertahankan persediaan pada tingkat
rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.
11. Sistem informasi manajemen untuk pendukung
pengambilan keputusan.
12. Sistem informasi manajemen berdasarkan kegiatan
manajemen.
13. Sistem informasi untuk pengendalian operasional.
14. Sistem informasi untuk pengendalian manajemen.
15. Sistem informasi untuk pengendalian strategik.
16. Sistem informasi manajemen berdasarkan fungsi
organisasi.[9]
C.
Tujuan
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Dengan dilaksanakannya sistem informasi manajemen
pendidikan adalah, sebagai penduukung kegiatan fungsi manajemen dalam rangka
menunjang tercapainya sasaran dan fungsi-fungsi operasional dalam orgasisasi
pendidikan.
Tujuan dari dibangunnya informasi berupa aplikasi
sistem informasi pendidikan adalah:
1. Membantu seluruh bagian yang berperan di dunia
pendidikan dengan memberikan informasi yang menyeluruh tentang pendidikan dari
tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah umum atau yang setara dengannya.
2. Pertanggungjawaban publik yaitu dengan memberikan
informasi secara transparan tentang kebijakan dan pemakaian sumber daya yang
dialokasikan untuk dunia pendidikan.
3. Memberi sarana agar seluruh bagian yang berperan
dalam dunia pendidikan yang ada di provinsi/kota kabupaten agar dapat berperan
aktif dalam usaha memajukan usaha pendidikan.
4. Meningkatka pengetahuan pendidik dan peserta didik
tentang dunia informatika serta manfaat yang dapat diambil melalui beberapa
pelatihan.
5. Memberikan akses informasi yang mudah dan lengkap
bagi pendidik dan peserta didik mengenai ilmu pengetahuan dan informasi
pendidikan lainnya.[10]
Tujuan utama sistem informasi manajemen, yaitu untuk
membantu seluruh hierarki kepengurusan dalam organisasi dari manajemen hierarki
puncak yang bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan secara
keseluruhan sampai pada manajemen hierarki pertama yang hanya bertanggung jawab
atas operasi sehari-hari dari departemen tertntu saja.[11]
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sistem informasi manajemen sebagai sebuah sistem manusia atau mesin
yang terpadu untuk menyajikan informasi guna menduung fungsi operasi manajemen,
dan pengambilan sebuah organisasi. Juga, sistem informasi manajemen adalah
gabungan antara sistem mesin dan sistem manusia sehingga dapat menghasilkan
informasi yang diperluka bagi penggunanya.
Fungsi sistem
informasi manajemen ialah Meningkatkan aksebilitas data yang tersaji secara
tepat waktu dan akurat bagi pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem
informasi. Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan
sistem informasi secara kritis. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem
informasi. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem
informasi dan teknologi baru, dan lain-lain.
Tujuan utama
sistem informasi manajemen, yaitu untuk membantu seluruh hierarki kepengurusan
dalam organisasi dari manajemen hierarki puncak yang bertanggung jawab atas
keberhasilan atau kegagalan secara keseluruhan sampai pada manajemen hierarki
pertama yang hanya bertanggung jawab atas operasi sehari-hari dari departemen
tertntu saja.
DAFTAR PUSTAKA
Prasojo, Lantip Diat. 2013. Sistem
Informasi Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press
Aprillia Gresty W. 2019. “Peranan
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Bagi Kepala Madrasah dalam pengambilan
Keputusan Di Madrasah Tsanawiyah Diniyah Putri Lampung” (skripsi). Lampung:
Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam
Negeri Raden Intan.
Lipursari, Anastasia. 2013. “Peran
Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam Pengambilan Keputusan”. Jurnal STIE
Semarang. Vol. 5 No.1 Edisi Februari
Ristati Sinen. 2017. “Penerapan
Sistem Informasi Manajemen pendidikan Dalam Proses Pembelajaran Di SMP Negeri 2
Makasar” (skripsi). Makasar: Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam Negeri
Alauddin Makasar.
Saefullah, U. 2019. Manajemen Pendidikan Islam. Bandung:
CV. PUSTAKA SETIA.
Handoko, Tani. 2016. Manajemen. Yogyakarta:
BPFE cet. K2 3
[1] Lantip Diat Prasojo, Sistem Informasi
Manajemen Pendidikan, (Yogyakarta: UNY Press, 2013). Hal. 1
[2]
Aprillia Gresty W, Skripsi: “Peranan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Bagi Kepala Madrasah dalam pengambilan Keputusan Di Madrasah Tsanawiyah Diniyah
Putri Lampung” (Lampung:Universitas Islam Negeri Raden Intan, 2019). Hal.23
[3]
Lantip Diat Prasojo, Sistem Informasi Manajemen Pendidikan, (Yogyakarta:
UNY Press, 2013). Hal. 3
[4]
Aprillia Gresty W, Skripsi: “Peranan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Bagi Kepala Madrasah dalam pengambilan Keputusan Di Madrasah Tsanawiyah Diniyah
Putri Lampung” (Lampung:Universitas Islam Negeri Raden Intan, 2019). Hal 25
[5]
Anastasia Lipursari, “Peran Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam
Pengambilan Keputusan”. Jurnal STIE Semarang. Vol. 5 No.1 Edisi Februari 2013. Hal. 28
[6]
U. Saefullah, Manajemen Pendidikan Islam, (Bandung: CV. PUSTAKA SETIA,
2019) cet. Ke 3. Hal. 1
[7]
Tani Handoko, Manajemen, (Yogyakarta: BPFE, 2016) cet. K2 3. Hal. 8
[8]
Aprillia Gresty W, Skripsi: “Peranan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Bagi Kepala Madrasah dalam pengambilan Keputusan Di Madrasah Tsanawiyah Diniyah
Putri Lampung” (Lampung:Universitas Islam Negeri Raden Intan, 2019). Hal.
28-29
[9]
Ristati Sinen, Skripsi: “Penerapan Sistem Informasi Manajemen pendidikan Dalam
Proses Pembelajaran Di SMP Negeri 2 Makasar” (makasar: Universitas Islam Negeri
Alauddin Makasar,2017). Hal. 16-17.
[10]
Ristati Sinen, Skripsi: “Penerapan Sistem Informasi Manajemen pendidikan Dalam
Proses Pembelajaran Di SMP Negeri 2 Makasar” (makasar: Universitas Islam Negeri
Alauddin Makasar,2017). Hal. 17-18
[11]
Aprillia Gresty W, Skripsi: “Peranan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Bagi Kepala Madrasah dalam pengambilan Keputusan Di Madrasah Tsanawiyah Diniyah
Putri Lampung” (Lampung:Universitas Islam Negeri Raden Intan, 2019). Hal.
30

Tidak ada komentar:
Posting Komentar