Tampilkan postingan dengan label Statistik Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Statistik Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Maret 2020

Statistik Pendidikan



LAPORAN PENELITIAN
STATISTIK PENDIDIKAN
Analisis Uji-T Sampel Saling Bebas (Independent Sampel T-Test)
Lembaga: MTsN 2 BONDOWOSO & MTs AT-TAQWA BONDOWOSO



DOSEN PEMBIMBING: SUHERI, S.Pd.I, M.Pd.I

NAMA KELOMPOK:
AGUS TRIANI
ANISATUL JANNAH
ELOK FIRDAUSYIAH
NUR AINI
TITIN WULANDARI


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AT-TAQWA BONDOWOSO
PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
TAHUN AJARAN 2019-2020

KATA PENGANTAR

بسم الله الرحمن الرحيم
Puji syukur ilahirobbi atas berkat rahmat dan hidayahNYA sehingga kami dapat menyelesaikan pembuatan makalah berupa laporan penelitian guna menuntaskan tugas mata kuliah statistik pendidikan dengan tepat atas waktu yang telah di tentukan.
Sholawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada keharibaan junjungan kita nabi Muhammad SAW,karena berkat perjuangannya kita dapat merasakan nikmatnya hidup di tengah-tengah banyaknya ilmu pengetahuan.
Makalah berupa laporan penelitian studi kasus di lembaga pendidikan MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso ini merupakan sebuah makalah yang dibuat untuk memenuhi sebuah tanggung jawab yang telah di amanahi oleh dosen kami yaitu: Suheri, S.Pd.I,M.Pd.I dan untuk beliau ucapan terimakasih yang tiada tara karena telah membimbing kami dalam pembuatan makalah ini hinga selesai.
Makalah ini hanyalah sebuah tulisan yang jauh dari kata kesempurnaan sehingga sangat di harapkan partisipasi semua pembaca untuk memberi kritikan yang dapat membangun kami semua dalam pembutan makalah.





Penyusun


 


DAFTAR ISI



BAB I

PENDAHULUAN

Statistik pendidikan merupakan sebuah ilmu yang di dalamnya mempelajari tentang pengembangan prinsip-prinsip, metode dan prosedur yang perlu ditempuh atau dipergunakan dalam rangka proses penelitian terhadap apa yang berjalan dalam sebuah lapangan aapakah sesuai dengan teori atau tidak dengan menggunakan langkah-langkah mengumpulkan, penyusunan, penyajian, penganalisisan bahan keterangan yang berwujud angka.
Suatu teory yang digagas oleh seorang tokoh akan menjadi bentuk teory yang  absah apabila teori telah diuji kebenarannya, dalam statistik pendidikan ini seorang peneliti akan melakukan sebuah penelitian guna menemukan sebuah gambaran real tentang makna sebuah teory.
kami disini pemakalah melakukan sebuah penelitian dengan metode kuantitatif yang dilakukan dengan cara observasi langsung serta wawancara terhadap objek yang dimaksud, guna mengetahui hasil pasti dari apa yang kami teliti.

Seorang peneliti ingin mengetahui orientasi keterampilan belajar siswa di MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-taqwa bondowoso untuk mengetahui apakah ada perbedaan keterampilan belajar antara siswa di MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-taqwa bondowoso?

untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan atau perumusan pada orientasi keterampilan belajar di masing-masing sekolah

BAB II

PEMBAHASAN

Uji-t untuk sampel saling bebas (independent-samples T-test) merupakan prosedur uji-t untuk sampel bebas dengan membandingkan rata-rata dua kelompok kasus, dan kasus (data) yang diuji bersifat acak serta dengan 1 kali proses pengukuran.
Uji-t untuk sampel saling bebas (independent-samples T-test) itu menguji kemampuan generalisasi rata-rata data dua sampel yang tidak berkorelasi. Pada sampel-sampel berkolerasi biasanya terdapat pada rancangan penelitian eksperimen. Sedangkan pada penelitian survei, biasanya sampel-sampel yang dikomparasikan adalah sampel independen.
Perhitungan satatistik dilakukan untuk masing-masing variabel dan selisih antara keduanya, yaitu:
1.    Untuk tiap variabel akan dihitung rata-rata, ukuran sampe, standar deviasi dan standar error rata-rata
2.    Untuk selisih rata-rata dua variabel akan dihitung rata-rata, standar error, dan selang kepercayaan.
Uj-t untuk sampel saling bebas (independent-samples T-test) ini menghasilkan:
1.     Statistik deskriptif untuk tiap variabel yang diuji
2.     Uji kesamaan varians (test of homogenity of varians)
3.     Nilai signifikansinya.
Kriteria data yang dapat diuji dengan menggunakan uji-t sampel paling bebas (independent-samples T-test), yaitu:
1.    Data yang digunakan adalah data kuantitatif (interval dan rasio), namun dalam proses pengaplikasian dalam progaram SPSS, salah satu variabel harus berbentuk kategory.
2.    Data harus saling bebas dari sampel acak dan berdistribusi normal.[1]
Terdapat dua rumus yang digunakan untuk uji-t sampel saling bebas (independent-samples T-tes) adalah sebagai berikut:
1.      t =
2.      t=
keterangan:
= rata-rata sampel 1
= rata-rata sampel 2
= simpangan baku sampel 1
= simpangan baku sampel 2
= varian sampel 1
= varian sampel

Seorang peneliti ingin mengetahui orientasi keterampilan belajar siswa di MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-taqwa bondowoso untuk mengetahui apakah ada perbedaan keterampilan belajar siswa di MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-taqwa bondowoso. Maka diperlukan melakukan penelitian survei dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan atau perumusan pada orientasi keterampilan belajar di masing-masing sekolah, penelitian ini ingin membuktikan apakah terdapat perbedaan ataukah persamaan dari 40 sampel sebagai subjek penelitian masing-masing 20 siswa MTsN 02 Bondowoso dan 20 siswa MTs At-Taqwa Bondowoso, yang dipilih secara random untuk diuji dengan menggunakan tes keterampilan belajar siswa masing-masing sekolah.
 
Tabulasi Data Keterampilan Belajar Siswa
MtsN 02 Bondowso & Mts At-Taqwa Bondowoso
no res
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10












1
75
80
65
97
86
67
78
23
76
89
736
2
76
89
75
87
67
79
76
34
45
68
696
3
77
98
85
87
56
98
98
45
43
68
755
4
78
87
95
87
45
68
69
67
86
87
769
5
79
78
55
76
88
97
59
98
79
65
774
6
80
76
45
65
98
65
76
56
75
87
723
7
79
6
35
97
76
78
58
76
45
98
648
8
78
65
77
78
56
98
79
98
78
98
805
9
77
75
87
89
98
68
57
76
56
90
773
10
76
85
78
87
76
98
96
89
85
69
839
11
75
95
98
98
56
87
57
56
97
86
805
12
74
66
69
89
78
75
97
68
75
75
766
13
73
64
89
67
98
87
57
78
78
97
788
14
72
63
70
67
56
86
79
46
57
75
671
15
71
62
80
86
45
98
89
76
78
64
749
16
80
61
90
87
78
79
68
79
45
86
753
17
81
50
60
75
69
89
80
90
97
45
736
18
79
67
50
65
76
58
78
34
56
65
628
19
77
76
99
87
57
57
46
56
86
56
697
20
82
77
98
76
89
57
79
57
57
65
737
1
75
72
77
76
56
76
87
78
45
87
729
2
76
73
66
80
78
65
57
98
78
78
749
3
77
74
5
90
89
65
66
65
89
75
695
4
78
66
56
46
57
87
54
78
78
23
623
5
89
98
67
86
46
75
57
67
79
43
707
6
61
0
78
86
79
46
68
45
65
46
574
7
63
81
89
76
79
57
53
67
79
78
722
8
88
82
87
54
87
79
57
45
67
23
669
9
86
86
86
86
56
68
68
67
65
43
711
10
65
85
65
76
78
80
46
78
79
56
708
11
77
84
76
35
89
65
57
45
98
57
683
12
71
65
65
45
7
56
86
66
79
23
563
13
71
72
78
76
98
97
46
45
78
34
695
14
72
56
88
98
76
67
43
78
99
65
742
15
73
75
76
78
89
86
46
78
79
78
758
16
74
48
56
55
67
65
46
56
78
76
621
17
75
84
60
97
67
98
34
56
87
43
701
18
77
69
78
89
89
69
68
87
66
54
746
19
60
98
87
67
76
98
79
98
79
56
798
20
66
70
67
65
98
64
57
85
97
88
757

Data A hasil Test Orientasi keterampilan belajar siswa

MTsN  02
MTs At-Taqwa
736
729
696
749
755
695
769
623
774
707
723
574
648
722
805
669
773
711
839
708
805
683
766
563
788
695
671
742
749
758
753
621
736
701
628
746
697
798
737
757

Berdasarkan data di atas, maka disusunlah hipotesis sebagai berikut:
1.      Ho= tidak terdapat perbedaan keterampilan belajar siswa antara sekolah MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso
2.      Ha= terdapat perbedaan keterampilan belajar siswa antara sekolah MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso

1.      Membuka file
Cara membuka lembar kerja pada aplikasi SPSS 24 ini dengan mengaktifkan terlebih dahulu aplikasi lalu pilih tombol new dataset seperti terlihat pada gambar dibawah ini:
Setelah menekan pada ikon new dataset maka akan muncul area kerja dari aplikai data SPSS 24 yang di dalamnya terdapat 2 area kerja yaitu data view dan variabel view, seperti gambar di bawah ini:

2.      Cara memasukkan atau menganalisis data ke SPSS
Adapun langkah-langkah yang dilakukan setelah area kerja SPSS terbuka maka klik pada ikon variabel view seperti pada gambar dibah ini, sehingga muncul area kerja dari variabel view.
Langkah selanjutnya ialah mengisi nama-nama variabel yang diperlukan, isikan nama variabel pada kolom Name contoh di bawah yaitu tertulis keterampilan belajar dan sekolah, lalu teakn tab dan secara otomatis akan  muncul kolom type (nomerik), pada kolom width isikan angka 8 dan pada decimal isikan angka 0, pada kolom label dapat diisikan keterangan untuk melengkapi kolom name seperti contoh keterampilan belajar= orientasi keterampilan belajar, sekolah= 2 sekolah yang berbeda.  Maka akan muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini:
Karena variabel keterampilan belajar siswa memuat 2 sekolah yang berbeda yaitu MTSN 2 BONDOWOSO dan MTS AT-TAQWA BONDOWOSO, maka klik pada kolom value pada baris sekolah dan akan muncul gambar seperti di bawah ini:
Setelah muncul gambar seperti di atas maka pada bagian value lebels ketik sesuai dengan 2 sekolah yang dimaksud lalu tekan add, seperti gambar sebagai berikut:
                       

Setelah proses pengisian pada variabel view selesai maka selanjutnya klik  data view dan akan memunculkan lembar kerja data view seperti pada gambar di bawah ini:
Setelah muncul lembar kerja data view maka masukkan lah data A atau total dari data tabulasi sesuai dengan keterampilan belajar siswa dan nama-nama sekolah yang dimaksudkan, seperti pada gambar di bawah ini:




3.      Menyimpan data
Setelah memasukkan data atau menganalisis data selesai maka selanjutnya ialah langkah-langkah dalam menyimpan data, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
File-save-beri nama file-tentukan tempat penyimpanan file-ok
Perhatikan gambar di bawah ini:

                  



4.      Pengolahan Data
Tahap selanjutnya setelah file data berhasil di simpan, maka pengolahan data mulai dilakukan, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Klik analyze                compare Means           Independent Samples T-Test
Perhatikan gambar di bawah ini:
Maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:
Setelah muncul gambar seperti di atas klik variabel orientasi keterampilan belajar siswa dan pindah pada kotak Test Variabel dan klik pada variabel sekolah kemudian pindah pada kotak Grouping Variabel dan klik Define Groups, seperti pada gambar di bawah ini:
Maka akan muncul tampilan sebagai berikut, group 1 di isi dengan angka 1 dan group 2 diisi dengan angka 2 kemudian kemudian klik continue, seperti gambar di bawah ini:
5.      Out put SPSS
Group Statistics

sekolah siswa yang berbeda
N
Mean
Std. Deviation
Std. Error Mean
orientasi keterampilan belajar
MTSN 2 BONDOWOSO
20
742,40
53,588
11,983
MTS AT-TAQWA BONDOWOSO
20
697,55
61,581
13,770




Independent Samples Test

Levene's Test for Equality of Variances
t-test for Equality of Means
F
Sig.
t
df
Sig. (2-tailed)
Mean Difference
Std. Error Difference
95% Confidence Interval of the Difference
Lower
Upper
orientasi keterampilan belajar
Equal variances assumed
,170
,683
2,457
38
,019
44,850
18,254
7,898
81,802
Equal variances not assumed


2,457
37,288
,019
44,850
18,254
7,874
81,826



Pada tabel grub statistik, memuat banyaknya data (N) masing-masing sekolah MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso= 20, rata-rata orientasi keterampilan belajar siswa MTsN 02 Bondowoso= 742,40 dan untuk MTs At-Taqwa Bondowoso= 697,55 dengan standar deviasi masing-masing untuk MTsN 02 Bondowoso= 53,588 dan MTs At-Taqwa Bondowoso= 61,581.
Pada tabel independent sample test, memuat data hasil uji-t dua sampel saling bebas yang meliputi uji F-test, t tst dan uji signifikansi.
Berdasarkan data tersebut di atas maka dapat dilakuka ujian hipotesis dengan 2 cara dan sebelumnya diuji dulu varians populasinya.
1.      Analisis menggunakan F-test
Hipotesis:
a.       Ho: kedua varians populasi adalah sama (varians populasi orientasi keterampilan belajar siswa sekolah MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso)
b.      Ha: kedua varians populasi adalah tidak sama (varians populasi orientasi keterampilan belajar siswa sekolah MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso)
Berdasarkan data tersebut di atas maka dapat dilakukan pengujian hipotesis dengan membandingkan taraf signifikansi. Terlihat nilai F hitung= 0,170 dengan signfikansi =0,019, karena signifikansi < 0,05 maka Ho di tolak dan Ha diterima, artinya kedua varians populasi adalah berbeda.
2.      Analisis menggunakan t test ( membandingkan nilai t hitung dengan nilai t tabel )
a.       Jika t hitung > t tabel , maka Ho ditolak
b.      Jika t hitung< t tabel, maka Ho diterima
Untuk melihat harga t tabel  maka didasarkan pada derajat kebebasan (dk), yang besarnya adalah N-1, berdasarkan analisi uji-t dua sampel saling bebas, maka dapat di peroleh hasil t hitung sebesar  2.457>2.000, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada perbedaan orientasi keterampilan belajar siswa antara MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso.
Berdasarkan rata-rata orientasi keterampilan belajar siswa antara MTsN 02 Bondowoso sebesar 742,40 dan MTs At-Taqwa Bondowoso sebesar 697,55, dapat disimpulkan bahwasanya orientasi keterampilan belajar siswa a MTsN 02 Bondowoso  lebih tinggi dibandingkan dengan MTs At-Taqwa Bondowoso, hal ini terlihat dari mean different sebesar sebesar 44.85 yang diperoleh dari 742,40-697,55=44,85.
3.      Analisis dengan membandingkan taraf  signifikansi dengan galatnya
a.       Jika sig.> 0.05, maka Ho di terima
b.      Jika sig.< 0.05, maka Ho ditolak
Pada kasus ini terlihat bahwa signifikansi sebesar 0.019<0.05, karena kurang dari 0.05 maka, Ho ditolak dan Ha diterima, artinya bahwa terdapat perbedaan orientasi keterampilan belajar siswa  antara MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso.

BAB III

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan orientasi belajar siswa MTsN 02 Bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso. Dengan memperhatikan beberapa perbedaan dari hasil penelitian yang ada berupa rata-rata orientasi keterampilan belajar siswa disimpulkan bahwa orientasi keterampilan belajar siswa MTsN 02 bondowoso dan MTs At-Taqwa Bondowoso ada perbedaan keduanya, orientasi belajar siswa MTsN 02 bondowoso lebih baik dari pada orientasi belajar siswa MTs At-Taqwa Bondowoso.



[1] Abudul muhis.analisis statisik. 2012. sidoarjo:zifatama.hlm.,49-50

Pengertian, Fungsi dan Tujuan SIM

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN PENGERTIAN, FUNGSI DAN TUJUAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DOSEN ...