Tampilkan postingan dengan label Prinsip pendidikan Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prinsip pendidikan Islam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Agustus 2019

Prinsip Pendidikan Islam


Prinsip-prinsip Pendidikan Islam
       Pendidikan bentuk suatu proses generasi muda untuk menjalankan kehidupan serta bisa memenuhi tujuan hidupanya secara lebih efektif dan efisien. Pendidikan lebih daripada pengajaran, karena pengajaran sebagai suatu proses transfer ilmu belaka, sementara pendidikan merupakan transformasi nilai dan pembentukan kepribadian dengan segala aspek yang dicakupinya. Perbedaan pendidikan dan pengajaran terletak pada penekanan pendidikan terhadap pembentukan kesadaran dan kepribadian peserta didik disamping transfer ilmu dan keahlian.
A.  Pengertian Prinsip Pendidikan Islam
Dalam KBBI, tercantum kosakata prinsip dengan makna asas, kebenaran yang menjadi dasar pokok berpikir, bertindak dan sebagainya. Kata prinsip menggambarkan sebagai landasan operasional. Dalam bahasa Inggris dijumpai kata principle yang bermakna asa, dasar, prinsip, dan pendirian. Dalam bahasa Arab, kata prinsip merupakan terjemahan dari kata asas jamaknya usus, yang berarti foundation (dasar bangunan), fundamental (yang utama), groundwork (landasan kerja), ground (terowongan), basis  (tiang utama), dan keynote (kata kunci).
 Prinsip adalah dasar(pendirian, tindakan dsb) ialah sesuatu yang dipegang sebagai panutan yang utama, asas (kebenaran yang jadi pokok dasar orang berpikir, bertindak dan sebagainya). Dalam kamus filsafat, prinsip berasal dari bahasa Inggris: principle dalam bahasa latin principium. Beberapa pengertiannya antara lain: sumber atau asal usul sesuatu sebab yang paling dasar dari sesuatu, peraturan atau dasar bagi tindakan seseorang , unsur dasar, ide pembimbing, aturan dasar bertingkah laku. Dagobert B, Runes, sebagaimana yang dikutip Ramayulis dalam bukunya Ilmu Pendidikann Islam, mengartikan prinsip sebagai kebenaran yang bersifat universal (universal truth) yang menjadi dari sifat sesuatu.
Terkadang kata prinsip mengandung arti dasar, sumber dan asas. Kata sumber difungsikan untuk menggambarkan sesuatu yang dijadikan  tempat pengambilan bahan, seperti Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai sumber. Setelahnya, kata dasar digunakan sebagai tempat dijadikannya sandaran atau pijakan dalam membangun sesuatu, atau digunakan sebagai landasan konsep atau teori. Misalanya religiositas, filsafat dan ilmu pengetahuan dengan berbagai cabangnya digunakan sebagai dasar pengembangan ilmu pendidikan Islam. Adapaun kata asas sama artinya dengan kata prinsip, ialah kebenaran yang dijadikan pokok dasar dalam berpikir dan bertindak. Kata asas atau prinsip merupakan landasan operasional atau landasan bertindak.
Istilah pendidikan Islam terangkai dari dua kata yaitu “pendidikan” dan “Islam”. Dalam hal ini kata kuncinya adalah Islam yang berfungsi sebagai sifat, penegas dan pemberi ciri khas bagi kata “pendidikan”. Dari segi bahasa istilah pendidikan Islam mengalami perkembangan. Menurut Al-Qur’an dan hadist terdapat tiga istilah yang sering digunakan untuk mengistilahkan pendidikan Islam, yaitu ta’lim, tarbiyah dan ta’dib. Sedangkan al-Ghazali, sebagaimana kyipan Mujib dan Muzdakir, lebih mengidentifikasikan dengan riyadlah karena lebih condong kepada aspek psikomotorik dalam pendidikan anak.
Secara terminologi, arti pendidikan Islam ialah; menurut Zakiyah Drajat merupakan sikap pembentukan manusia yang lainnya berupa perubahan sikap dan tingkah laku yang sesuai dengan petunjuk agama Islam. Menurut Abdul Mujib, pendidikan Islam adalah proses transinternalisasi pengetahuan dan nilai Islam kepada peserta didik melalui upaya pengajaran, pembiasaan, bimbingan, pengasuhan, pengawasan dan pengembangan potensinya guna mencapai keselarasan dan kesempurnaan hidup di dunia dan di akhirat. Menurut Hasan Langgung, pendidikan Islam adalah proses penyiapan generasi muda untuk mengisi peranan, memindahkan pengetahuan dan nilai-nilai Islam yang diselaraskan dengan fungsi manusia untuk beramal di dunia dan memetik hasilnya di akhirat. Menurut al Syaebani, pendidikan Islam diartikan sebagai usaha mengubah tingkah laku individu dalam kehidupan pribadinya atau kehidupan kemasyarakatannya dan kehidupan dalam alam sekitarnya melalui proses kependidikan.
Menurut D Marimba, pendidikan Islam adalah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum agama Islam menuju terbentuknya kepribadian yang utama menurut ukuran-ukuran Islam. Hasil rumusan Seminar Pendidikan Islam se-Indonesia pada tahun 1960 sebagaimana yang dikutip Khoirun Rosyadi, memberikan pengertian pendidikan Islam, sebagai bimbingan terhadap pertumbuhan jasmani dan rohani menurut ajaran Islam dengan mengarah, mengajarkan, melatih, mengasuh dan mengawasi berlakunya semua ajaran Islam.
Dari berbagai pengertian tersebut, diambil kesimpulan bahwa prinsip pendidikan Islam adalah kebenaran yang bersifat menyeluruh yang dijadikan dasar, pegangan serta asas dalam merumuskan perangkat pendidikan Islam yang diambil dari sumber Pendidikan Islam.
Juga dapat disimpulkan bahwa, prinsip pendidikan Islam adalah kebenaran yang dijadikan pokok dasar dalam merumuskan dan melaksanakan pendidikan Islam. Dengan prinsip ini, maka pendidikan Islam akan memiliki perbedaan karakter dengan pendidikan di luar Islam.
B.  Prinsip Pendidikan Islam
Pembahasan mengenai prinsip pendidikan Islam secara tersirat dijumpai pada Mohammad Athiyah al-Abrasyi dalam bukunya al-Tarbiyah al-Ismiyah. Menyatakan al-Abrasyi dalam buku tersebut, bahwa pendidikan Islam ialah pendidikan yang ideal. Hal tersebut antara lain didasarkan pada adanya prinsip kebebasan dan demokrasi dalam pendidikan, pembentukan akhlak yang mulia sebagai tujuan utama pendidikan Islam, berbicara manusia sesuai akalnya, menggunakan metode yang berbeda-beda dalam pengajaran, pendidikan Islam adalah pendidikan bebas, sistem individu dalam pendidikan Islam, memberikan perhatian atas pembawaan dan insting seseorang dalam tuntunan ke bidang-bidang karya yang di pilihnya, mencintai ilmu dan menyediakan diri untuk belajar, memberikan perhatian terhadap cara berpidato, berdebat dan kelancaran lidah, memberikan pelayanan terhadap anak-anak secara halus, memberikan perhatian terhadap sistem universitas rakyat, dan perhatian terhadap perpustakaan untuk merangsang penelitian dan pembacaan.
Adapun prinsip-prinsip dalam sistem pendidikan Islam, ialah:
  1.      Prinsip pendidikan Islam merupakan implikasi dari karakteristik (ciri-ciri) manusia menurut Islam. Ajaran Islam mengemukakan tiga macam ciri-ciri manusia yang membedakannya dengan makhluk yang lain, yaitu; pertama fitrah (sifat dasar atau potensi pembawaan yang diciptakan oleh Allah sebagai dasar dari suatu proses). Sebagai mana disebutkan dalam firman Allah SWT di dalam surat Ar-Rum ayat 30:
    فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللّهِ ۚ ذلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ (30)
    Artinya: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Q.S. Al-Rum : 30).
     Kedua kesatuan roh dan jasad. Sebagaimana manusia tersusun dari unsur tersebut. Yang mana Allah SWT menyempurnakan kejadian manusia dengan meniupkan roh ketika struktur jasad manusia siap untuk menerimanaya. Allah berfirman  Q.S. Al-Hijr  ayat 29:
    فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِي فَقَعُوا لَه سجِدِينَ (29)
    Artinya: Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.(Q.S. Al-Hijr : 29 )
    Antara akal dan kalbu harus seimbang tujuannya untuk menjadi manusia yang sempurna. Ketiga kebebasan berkehendak. Kebebasan sebagai karakteristik manusia meliputi berbagai dimensi, seperti kebebasan beragama, berbuat, berpikir, berekspresi dan lain. Sebagaimana dalam firman Allah:  Q.S. Al- baqoroh ayat 256:
    لاإكْراهَ فى الدِّينِ قدْتبيَّن الرُّشدُمنَ الغَى ....................... (256)
    Artinya: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari pada jalan yang sesat. (Q.S. Al-Baqarah: 256)
    2.     Pendidikan integral dan terpadu. Pendidikan Islam tidak mengenal adanya pemisah antara sains dan agama. Penyatuan antara kedua sistem pendidikan adalah tuntutan aqidah Islam. Dalam Al-Qur’an Allah memerintahkan manusia untuk melakukan studi terhadap ayat-ayat-Nya dengan perintah membaca, sebagaimana firman-Nya: Q.S. Al-Alaq ayat 96:1
    إقرأْ با سمِ ربك الذِي خلقَ (1)
    Artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan (Q.S. Al-Baqoroh: 1)
    3.   Pendidikan yang seimbang. Perinsip keseimbangan tersebut antara lain: keseimbangan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi, keseimbangan antara jasmani dan rohani, keseimbangan antara individu dan masyarakat. Pendidikan Isam yang didasarkan pada prinsip keseimbangan dapat membantu pencapaian tujuan pendidikan secara tepat.
    4.  Pendidikan yang universal. Pandangan yang menyeluruh terhadap seluruh aspek kehidupan manusia. Agama Islam yang menjadi dasar pendidikan Islam itu sendiri bersifat menyeluruh terhadap wujud, alam jagad dan hidup.
C.  Kesimpulan
bahwa prinsip pendidikan Islam adalah kebenaran yang bersifat menyeluruh yang dijadikan dasar, pegangan serta asas dalam merumuskan perangkat pendidikan Islam yang diambil dari sumber Pendidikan Islam.
Adapun prinsip sistem pendidikan Islam ialah merupakan implikasi dari karakteristik ciri-ciri manusia menurut Islam, pendidikan integral dan terpadu, pendidikan yang seimbang dan pendidikan yang universal.

Daftar Pustaka
Salim, Hailami & Kurniawan, Syamsul. 2012. Studi Ilmu Pendidikan Islam. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Nata, Abuddin. 2017. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Fathurrohman, Muhammad. 2017. Prinsip dan Tahapan Pendidikan Islam. Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca.


Pengertian, Fungsi dan Tujuan SIM

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN PENGERTIAN, FUNGSI DAN TUJUAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DOSEN ...